Sabtu, 13 Desember 2014

GENERATION OF PHYSICS

GENERATION OF PHYSICS


PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI MADRASAH

Posted: 12 Dec 2014 07:07 PM PST

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

الحمد لله رب العالمين, وصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :

Berikut surat dari Dirjen Pendidikan Madrasah mengenai pelaksanaan kurikulum 2013 di madrasah:


Rabu, 19 November 2014

GENERATION OF PHYSICS

GENERATION OF PHYSICS


GALILEO GALILEI

Posted: 17 Nov 2014 10:26 PM PST

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

الحمد لله رب العالمين, وصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :


Galileo Galilei dilahirkan di Pisa, Toscana pada tanggal 15 Februari 1564 sebagai anak laki-laki pertama dari Vincenzo Galilei seorang metematikawan dan kritikus musisi terkenal asal Florence dan Giulia Ammannati. Sebagai seorang matematikawan, ayahnya berharap Galileo menjadi seorang dokter gaji dokter sangat besar dibandingkan dengan matematikawan. Ia dididik sejak massa kecil oleh kedua orang tuanya. Dia menerima pendidikan pertamanya di sebuah biara di dekat Florence, dan di tahun 1581, dia masuk University of Pisa untuk belajar kedokteran sesuai dengan keinginan ayahnya. Saat di University of Pisa, Galileo mengikuti pelajaran geometri dan setelah itu meninggalkan kuliah kedokterannya tetapi karena bosan dengan ilmu kedokteran ia mempelajari matematika pada seorang guru di istana Tuscana, yakni Ostillo Ricci. Namun, pada umur 21 tahun dia tidak dapat menyelesaikan kuliahnya karena kekurangan biaya. Dia kembali ke Florence pada tahun 1585 untuk mempelajari karya Euclid dan Archimedes. Tetapi untungnya ketika ia keluar dari perkuliahannya ia ditawari sebagai pengajar di sana dan pada tahun 1589 ia mengajar matematika. Setelah itu pindah ke Universitas Padua untuk mengajar geometri, mekanika, dan astronomi sampai tahun 1610. Pada massa itu ia telah mendalami sains dan membuat berbagai penemuan.

Pada tahun 1612, Galileo pergi ke Roma dan bergabung dengan Accademia dei Lincei untuk mengamati bintik matahari. Di tahun 1612 juga, muncul penolakan terhadap teori Nicolaus Copernicus oleh para ilmuan tetapi teori ini didukung oleh Galileo. Sekitar tahun 1609 Galileo menyatakan kepercayaannya bahwa Copernicus berada di pihak yang benar, tetapi waktu itu dia tidak tahu cara membuktikannya. Pada tahun 1614, dari Santa Maria Novella, Tommaso Caccini mengecam pendapat Galileo tentang pergerakan bumi,  anggapan bahwa teori ini sesat dan berbahaya. Galileo pergi ke Roma untuk mempertahankan dirinya. Pada tahun 1616, Kardinal Roberto Bellarmino menyerahkan pemberitahuan yang melarangnya mendukung maupun mengajarkan teori Copernicus. Baru sesudah Paus meninggal tahun 1623, dia digantikan oleh orang yang mengagumi Galileo. Tahun berikutnya, Paus baru ini –Urban VIII– memberi pertanda walau samar-samar bahwa larangan buat Galileo tidak lagi dipaksakan.
                                          
Galileo menulis Saggiatore di tahun 1622, yang kemudian diterbitkan pada tahun 1623. Pada tahun 1624, ia mengembangkan salah satu mikrosop awal. Pada tahun 1630, ia kembali ke Roma untuk membuat izin mencetak buku Dialogo Sopra i due massimi sistemi del mondo (Dialog tentang Dua Sistem Penting Dunia) buku ini merupakan peragaan hebat hal-hal yang menyangkut dukungan terhadap teori Copernicus dan buku ini diterbitkan tahun 1632 di Flourence dengan ijin sensor khusus dari gereja. Meskipun begitu, penguasa-penguasa gereja menanggapi dengan sikap berang tatkala buku terbit dan Galileo langsung diseret ke muka Pengadilan Agama di Roma dengan tuduhan melanggar larangan tahun 1616. Dia dituduh telah melecehkan agama, dan dinyatakan bersalah serta diminta untuk mengakui kesalahannya. Pada masa-masa sulit itu, Galileo diduga membuat pernyataannya yang terkenal: "Dan masih terus berputar", yang merujuk pada doktrin Copernican tentang rotasi bumi pada porosnya.  Akhirnyadia dijatuhkan vonis bahwa Galileo harus ditahan di Sienna.

Galileo, dapat dianggap orang yang taat beragama. Lepas dari hukuman yang dijatuhkan terhadap dirinya dan pengakuannya, dia tidak menolak baik agama maupun gereja. Yang ditolaknya hanyalah percobaan pembesar-pembesar gereja untuk menekan usaha penyelidikan ilmu pengetahuannya. Generasi berikutnya amat beralasan mengagumi Galileo sebagai lambang pemberontak terhadap dogma dan terhadap kekuasaan otoriter yang mencoba membelenggu kemerdekaan berfikir. Arti pentingnya yang lebih menonjol lagi adalah peranan yang dimainkannya dalam hal meletakkan dasar-dasar metode ilmu pengetahuan modern

Banyak pembesar-pembesar gereja tidak senang dengan keputusan menghukum seorang sarjana kenamaan. Bahkan dibawah hukum gereja saat itu, kasus Galileo dipertanyakan dan dia cuma dijatuhi hukuman yang lebih ringan. Meskipun hukuman atas Galileo adalah hukuman penjara, Paus mengumumkan perintah untuk memberikan Galileo hukuman penjara rumah di rumahnya di dekat Florence. Aturannya dia tidak boleh menerima tamu, tetapi pada kenyataannya tidak seperti itu. Meskipun ia dilarang untuk menerbitkan lagi karya-karyanya, dia mengabdikan diri pada pergerakan dan lintasan-lintasan parabolic, sampai pada teori-teori yang kemudian disempurnakan, dan memberikan suatu dampak yang penting dalam penggunaan meriam. Hukuman lain terhadapnya hanyalah suatu permintaarn agar dia secara terbuka mencabut kembali pendapatnya bahwa bumi berputar mengelilingi matahari.

Di bulan Desember 1633, ia diperbolehkan pensiun ke Vilanya di Arciteri. Buku terakhirnya, Discorsi e dimostrazino matematiche, intorno a due nuove scienze diterbitkan di Leiden pada tahun 1638. Di saat itu Galileo hampir buta total. Pada tanggal 8 Januari 1642, Galileo wafat di Arcetri pada usia 78 tahun saat ditemani oleh Vincenzo Viviani salah seorang muridnya.
 
Setelah meninggal tubuhnya tidak langsung dikuburkan, melainkan tetap disimpan hingga tahun 1737, hampir seabad berikutnya. Bahkan, sebelum dikuburkan di Gereja Santa Croce, Florence, Italia, seorang bangsawan memotong tiga jari-jari Galileo sebagai untuk dijadikan "kenang-kenangan". Dua dari jari itu kemudian dimiliki oleh seorang dokter Itali, dan jari ketiga - sepotong jari tengah - saat ini berada di Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan di Florence, Italia, dipajang menunjuk ke langit di atas tiang marmer.
 
Setelah Galileo meninggal baru pada tahun 1992 Paus Yohanes Paulus II menyatakan secara resmi bahwa keputusan penghukuman itu salah dan dalam pidato 21 Desember 2008 Paus Benediktus XVI menyatakan bahwa gereja Katolik Roma merehabilitasi namanya dari seorang yang penentang menjadi seorang ilmuwan.

LUBANG HITAM TAK PERNAH ADA

Posted: 17 Nov 2014 09:55 PM PST

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

الحمد لله رب العالمين, وصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :


Fisikawan University of North Carolina di Chapel, Laura Mersini-Houghton, punya pandangan kontroversial. Ia mengatakan, lubang hitam itu tidak ada. Itu terbukti secara matematika. 

"Saya masih belum berhenti terkejut dengan hasil ini. Kita telah mempelajari masalah ini selama lebih dari 50 tahun dan hasil analisis ini membuat kita harus berpikir kembali," ungkap Mersini-Houghton. 

Lubang hitam secara sederhana bisa didefinisikan sebagai sebuah obyek dengan gravitasi kuat di alam semesta. Tak ada satu pun yang bisa lari ketika sudah dipengaruhi gravitasi lubang hitam, termasuk cahaya. 

Selama puluhan tahun, ilmuwan berpandangan bahwa lubang hitam terbentuk ketika sebuah bintang mengalami kolaps menjadi cuma sebuah titik di alam semesta, disebut singularitas. Bayangkan Bumi tiba-tiba mengecil menjadi hanya sebesar kacang. 

Saat lubang hitam terbentuk, ada semacam batas luar yang disebut horison peristiwa. Apa pun yang melewati batas itu akan dimakan oleh lubang hitam, tak akan bisa kembali atau lari. Batas itu kerap disebut "point of no return." 

Kesimpulan bahwa lubang hitam tak ada didasarkan atas sanggahan Mersini-Houghton pada hasil riset Stephen Hawking pada 1974. Hasil riset itu menyatakan bahwa lubang hitam mengemisikan radiasi. 

Mersini-Houghton setuju dengan Hawking. Ketika bintang kolaps, maka dia akan mengemisikan radiasi. Namun, lewat matematika, ia lalu menemukan bahwa saat bintang mengemisikan radiasi, maka bintang itu juga akan kehilangan massa. 

Kehilangan massa akan memperkecil densitas bintang yang kolaps. Kalau itu terus terjadi hingga densitas sangat kecil, maka lubang hitam dan horison peristiwa tidak akan bisa terbentuk. 

Mengetahui bahwa lubang hitam tidak akan bisa terbentuk lewat proses yang selama ini diyakini, Mersini-Houghton seperti dikutip dalam rilis University of North Carolina pada selasa 923/9/2014), kemudian menyatakan bahwa lubang hitam tidak ada. 

Mersini-Houghton mengatakan bahwa eksperimen bisa saja dilakukan untuk membuktikan ada tidaknya lubang hitam. Namun, ia mengatakan bahwa secara matematis sudah konklusif. Lubang hitam tak ada. 

Banyak astronom berpikir bahwa alam semesta berasal dari sebuah singularitas yang mulai mengembang dan diikuti Big Bang. Namun, dengan tak adanya singularitas, maka astronom harus berpikir ulang tentang pandangan mereka tentang asal usul semesta. 

Bagaimana Islam memandang ini..? silakan baca: Misteri Ruang Hampa di Angkasa bag 1

INIKAH KEDALAMAN NERAKA?

Posted: 17 Nov 2014 09:58 PM PST

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

الحمد لله رب العالمين, وصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :


Dari Abu Hurairah رضي الله عنه pula, katanya: "Kita semua bersama Rasulullah صلی الله عليه وسلم, tiba- tiba terdengarlah suara benda yang jatuh keras, lalu beliau bersabda: "Adakah engkau semua mengetahui suara apakah ini?" Kita semua berkata: "Allah dan RasulNya yang lebih mengetahui." Beliau صلی الله عليه وسلم lalu bersabda: "Ini adalah batu yang di Iemparkan ke dalam neraka sejak tujuh puluh tahun yang lalu dan kini sudah sampai di dasar neraka itu. Maka dari itu engkau semua dapat mendengarkan suara jatuhnya." (HR Muslim)


Seberapa dalam neraka itu? Mari kita hitung seberapa kedalaman neraka itu berdasarkan perhitungan fisika dan berdasarkan hukum-hukum yang berlaku di bumi. Berdasarkan dari hadits di atas, bahwa sebuah benda baru sampai di tanah setelah menempuh jarak 70 tahun. Anggap benda jatuh bebas, sehingga berdasakan konsep fisika bahwa benda yang jatuh bebas maka akan memenuhi persamaan :
  • Ketinggiannya : h=1/2 gt2
  • Kecepatan jatuhnya : v=√2gh
Mari kita hitung bersama!

  1. Untuk menghitung ketinggiannya (kedalaman) maka kita gunakan persamaan: h=1/2 gt2
Jika g = 10 m/s22 dan t = 70 tahun = 70 x 365 x 24 x 3600 = 2,060352.1010 s, maka:
h=1/2.10.(2,060352.1010 )2
h =2,122525181952 .1021 m, anggap kita bulatkan menjadi : h = 2. 1021 m atau 2. 1018 km (bacane ndean….: 200 trilyun trilyun km)
Subhanallah………!!!!

    2.  Untuk menghitung kecepatan jatuhnya kita gunakan persamaan : v=√2gh
v=√(2.10.2.1021 )
v = 2. 1011 m/s


Subhanallah…..begitu cepatnya.

Perhitungan di atas hanyalah berdasakan konsep fisika yang berlaku di bumi. PAdahal dialam Akhirat sendiri:"...dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun (QS AL Ma'arij:4). JADI Seberapa kedalaman neraka sesungguhnya hanya Allah Yang Maha Tahu.

Wallahu'Alam.

Monetize your Website or Blog with BidVertiser
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by MUSTAQIM, S.Pd, M.Pd