SELAMAT DATANG DI GUDANG FISIKA
Gudang Fisika adalah sebuah halaman maya yang menampilkan tulisan soal-soal, materi dan prediksi Ujian Nasional. Semoga dapat membantu anda dalam belajar dan sukses.
LULUS UJIAN NASIONAL
Lulus ujian nasional merupakan impian dari setiap pelajar SD, SMP, Maupun SMA. Dengan belajar yang rajin, tekun dan teratur dapat membiasakan kita untuk menjadi orang yang sukses Ujian Nasional. Jangan pernah puas meraih angka dua tapi puaslah bila dapat meraih angka satu.
PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA
Multimedia adalah salah satu cabang dari ilmu komputer yang mempelajari tentang Desain Grafis, Audio, Hyperlink, Teks, Animasi dan Video. Dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis multimedia dapat menunjang pemahaman terhadap suatu informasi/ dapat mengubah cara belajar siswa.
PENTINGNYA KOMUNIKASI
Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain". Untuk itu komunikasi antara siswa dengan guru harus terjadi agar pembelajaran dapat berjalan dengan aktif, kreatif dan inovatif.
Rabu, 18 Januari 2012
Prediksi Soal UN, SNMPTN 2012 dan SKL SMA
Senin, 09 Januari 2012
UJIAN NASIONAL DAN KISI-KISI 2012
Jumat, 10 Juni 2011
Nilai UN Jateng dan Kalbar Terburuk
Berdasarkan data yang dipaparkan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh, dengan perolehan jumlah 4.823 atau 0,95 persen siswa SMP/MTs yang tidak lulus ujian nasional (UN), tahun ini Provinsi Jawa Tengah sebagai Provinsi dengan jumlah siswa tidak lulus UN terbanyak. Hal itu terjadi karena jumlah siswa yang mengikuti UN di provinsi tersebut terbilang cukup banyak, yaitu mencapai 544.498 peserta.
Sementara itu, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi provinsi dengan persentase tidak lulus UN tertinggi. Tercatat 6,15 persen atau sama dengan 3.722 siswa yang tidak lulus UN 2011 dari 60.518 siswa yang ikut UN. Setelah Kalbar, presentase ketidaklulusan tertinggi ditempati Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai 3,32 persen atau 657.
Selanjutnya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyusul dengan jumlah ketidaklulusan mencapai 2,61 persen atau sama dengan 1.919 siswa dan disusul kemudian oleh Provinsi Bangka Belitung sebanyak 2,16 persen atau 332 orang, serta Sumatera Barat sebanyak 1,85 persen atau 1.525 siswa.
"Kalau melihat dari jumlah siswa secara nasional, maka provinsi Jawa Tengah paling besar siswa yang tidak lulus UN, yaitu sebanyak 4.823 orang atau 0,95 persen," kata Mendiknas kepada wartawan, Rabu (1/6/2011), di Jakarta.
Untuk tahun 2011 ini ada 20.234 siswa SMP/MTS atau sekitar 0,55 persen siswa tidak lulus UN. Rata-rata siswa yang tidak lulus UN itu memperoleh nilai kurang dari 5.00. Sedangkan siswa yang berhasil lulus sebanyak 3.640.569 siswa atau 99,45 persen dari 3.660.803 siswa SMP/MTs yang mengikuti UN tahun 2011.
Mendiknas mengatakan, tingkat kelulusan UN tahun ini mengalami peningkatan sekitar 0,03 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 99,42 persen.
"Data awal peserta yang akan mengikuti UN berjumlah 3.714.216 siswa. Setelah itu sekolah kita minta untuk memasukkan nilai sekolah, dan ada 36.685 siswa tidak diberikan nilai dengan berbagai macam alasan. Jadi, tinggal 3.677.531 siswa. Dari sini ternyata semuanya tak ikut UN, yang ikut hanya 3.660.803 siswa," jelasnya.
Sumber:Kompas.com
Selasa, 05 April 2011
LATIHAN SOAL PREDIKSI DAN JAWABAN UN FISIKA SMA 2011
Sebelum siswa/i sma melaksanakan ujian nasional sebaiknya berlatih soal-saol latihan ujian nasional fisika berikut ini : [SOAL PREDIKSI UN SMA FISIKA 1]
[SOAL PREDIKSI UN SMA FISIKA 2]
[LATIHAN SOAL FISIKA]
[MATERI FISIKA SMA KELAS XI]
Tolong tinggalkan pesan dan klik salah satu iklan di pojok kiri bawah.TERIMA KASIH
Rabu, 30 Maret 2011
LATIHAN SOAL PREDIKSI UN FISIKA SMA 2011
Berikut ini sedikit latihan soal pre
diksi Ujian nasional (UN) 2011 fisika SMA.Minggu, 27 Maret 2011
LATIHAN SOAL UN FISIKA SMA & RUMU-RUMUS FISIKA TERBAIK
Jumat, 18 Maret 2011
Hasil Uji Coba UN Se-Karisidenan Surakarta
Walaupun deskripsi di atas baru pada taraf Uji Coba, namun setidaknya ini memberikan gambaran kepada kita untuk tidak terlalu apriori terhadap pelaksanaan Ujian Nasional 2011. Bagi anak-anak yang menginginkan hasil selengkapnya Uji Coba UN SMA Negeri Jumapolo dapat mengunduh di bawah ini :
Kamis, 17 Maret 2011
Tidak Takut Ujian Nasional
Sinetron yang diperankan oleh siswa siswi mulai SD sampai SMA diseluruh pelosok tanah air, dengan karakter utama menonjolkan kecemasan, ketakutan, kekhawatiran, putus asa, kehilangan percaya diri, bahkan keputus asaan.
Betul, menjelang Ujian Nasional yang tinggal menghitung hari, betapa banyak anak yang resah gelisah, sulit tidur dan keluhan lain yang menggambarkan adanya ketegangan, adanya stressor yang hebat.
Inikah yang kita inginkan ?
Generasi yang penuh kecemasan dan ketidak berdayaan ?
Inikah yang kita harapkan ?
Generasi yang stress dan membawa beban berat dan suatu saat akan mereka tumpahkan , akan mereka luahkan bebannya kepada siapa saja dalam bentuk hal hal yang sangat tidak kita harapkan ?
Tawuran, kekerasan, ugal ugalan, bullying, narkotika dan berbagai penyimpangan lainnya, adalah contoh dampak dari beratnya beban yang dipundak pelaku.
Ujian Nasional dan stress, sepertinya bagai dua sisi mata uang.
Tak ada yang "nggak stress" mendengar Ujian Nasional.
Baik siswa, guru, orang tua, semua menanggung stress yang skalanya makin meningkat dengan semakin mendekatnya Ujian Nasional
Banyak anak yang merasa takut karena tidak siap.
Lho, koq nggak siap sih ?
Bukannya sudah bertahun tahun belajar?
Bukannya sudah berulang kali "mendengar" dan "melihat" materi yang akan diujikan ?
Kalau sudah pernah mendengar dan melihat, apalagi berkali kali, artinya pasti ada memori di otak bukan ?
Bagaikan proses fotografi, apa yang dilihat, pasti ada rekaman filmnya di otak.
Tugas siswa sebenarnya kan tinggal memanggil kembali "rekaman" di otak.
Yang tidak disadari atau dipahami, ialah, bahwa "rekaman" itu akan sulit menampilkan gambar gambar yang jelas, bila si empunya rekaman dalam "tekanan", atau dalam keadaan khawatir, takut, sedih, ngeri dll dlsb
Tugas kitalah sebenarnya mengingatkan kemampuan siswa, bahwa mereka semua sudah mempunyai rekaman materi di memorinya masing masing.
Dan tugas kita pulalah membantu menciptakan suasana yang kondusif, menyenangkan, menyegarkan, membangkitkan kepercayaan diri dan membuat mereka mampu memutar rekaman di memorinya masing masing dan menghasilkan "gambar" yang jernih dan jelas
Yang terjadi kan sebaliknya.
Anak ditekan, didera dengan melipatgandakan jam belajar, dengan memperbanyak tugas dan nasihat nasihat atau petatah petitih yang justru "melemahkan" mental;, mengurangi kepercayaan diri dan pada akhirnya menyebabkan kesediha,kegalauan dan kegundahan. Anak merasa tak berdaya.
Saatnya kita, para dewasa dilingkungan siswa yang akan bertarung dimedan Ujian Nasional, membantu menciptakan situasi dan kondisi yang membuat mereka tenang, nyaman, bersukacita dan percaya diri.
Banyak cerita jenaka, banyak bernyanyi, banyak bergembira meneriakkan yel yel yang menggugah semangat, atau bahkan teriakan teriakan yang membuang semua gundah gulana dihati.
UN ? Siapa takut ?
CERITA UJIAN NASIONAL (UN)
UN (Ujian Nasional) hanya membodohi diri sendiri. Kenapa begitu? Ya, memang begitu kenyataan yang terjadi. demi memperoleh nilai tinggi melebihi batas yang ditetapkan pemerintah, oknum guru, siswa, orang tua, lembaga bimbingan belajar dengan giatnya menghalalkan segala cara.
Isu bocornya kunci jawaban UN sudah berredar beberapa hari sebelum pelaksanaan UN. Tidak hanya unci jawaban, tetapi fotokopi-an soal pun ikut dijual. bahkan >1 sekolah yang siswanya bekerjasama untuk mendapatkan paket bocoran soal tersebut. Harganya pun bervariasi, semakin dekat pelaksanaan UN, harga semakin naik.
Beginikah hasil akhir yang harus ditempuh siswa selama 3 tahun belajar?? Tingkat kejujuran dan kecurangan pelaksanaan UN sangat tipis. Apa gunanya mendapat nilai tinggi tetapi lulus dengan cara yang tidak baik.
Banyak kasus tahun sebelumnya yang kita temui bahwa siswa menjadi korban karena “proyek” oknum yang tidak bertanggung jawab. Soal tipe pilihan menjadi tidak efektif untuk menilai tingkat kecerdasan siswa.
Sudah sesuai dan pantaskah semua sekolah di Indonesia melaksanakan UN sebagai standar kelulusan? Sementara kondisi setiap sekolah tidaklah sama. Mulai dari fasilitas sekolah sampai kualitas guru yang mengajar. Dalam satu kota saja sudah berbeda-beda, apalagi seluruh Indonesia.
Bagaimana negeri ini bisa maju jika pendidikan para penerus bangsa tidak baik. Kualitas pendidikan tidak hanya dinilai dari hasil akhir tetapi proses pendidikan itu yang penting. Semoga kecurangan atau ketidakjujuran UN terjadi untuk terakhir kalinya. Tidak perlu diperpanjang di tahun berikutnya.
Ok, sekarang saat menceritakan apa saja yang dilakukan para peserta UN. Di awal pelaksanaan, mereka serius dalam mengisi identitas pada LJK. Namun keseriusan tersebut belum tentu benar dalam pengisiannya. Masih ditemui peserta yang keliru antara nama yang tertera di kotak dengan huruf yang dibulatkannya. Apalagi bagi peserta yang namanya panjang Kode paket soal dan mata pelajaran yang diujikan pun kadang tidak dibulatkan. Saya pernah menemukan peserta yang mengisi data tanggal lahir dengan mencantumkan tahun lahir 2010. Nah loh?! baru lahir kok sudah bisa ikut UN
Disinilah peran para pengawas untuk memeriksa identitas peserta pada LJK yang telah mereka isi.
Setelah mendapatkan soal, berbagai ekspresi diberikan peserta UN. Ada yang bengong, terpana melihat soal UN. Ada juga yang senyum-senyum sendiri bahkan wajah tanpa ekspresi pun tak lepas dari pandangan saya. Berbagai gaya mereka lakukan, posisi senyaman mungkin dalam pengerjaaan soal UN. Satu tangan menopang dagu, sambil garuk-garuk kepala, memegang jidat, membolak-balik lembar soal, menatap lagnit-langit ruang UN, mencari kesempatan lirik kiri-kanan-depan-belakang, dan parahnya ada yang memandangi para pengawas. Mungkin ada jawaban di wajah para pengawas, huehehe… ada juga yang sibuk meraut/menajamkan pensil sampai me-lap keringat di wajah
Salah satu pengawas mengedarkan daftar hadir untuk di tandatangani oleh peserta yang hadir. Saya pernah melihat LJK siswa sudah diberi tanda disemua nomor. Padahal baru 30 menit pelaksanaan UN. Kejadian lucu terlihat waktu ujian Bahasa Inggris. Saat sesi soal listening dilakukan pada bagian awal tetapi ada saja peserta yang tidak menyimak listening malah membuka-buka lembar soal di bagian akhir. Weleh…weleh…
Sebelum bel tanda berakhirnya pelaksanaan UN, peserta tidak diperbolehkan meninggalkan ruang ujian walaupun mereka sudah selesai mengerjakan soal UN. Lalu apa yang mereka lakukan??! Merebahkan kepala mereka di atas meja, mencari kesempatan melirik rekan seperjuangan lain untuk mengamalkan sikap saling tolong-menolong, membolak-balik lembar soal, membelai rambutnya yag panjang (peserta perempuan) bahkan asyikl memencet jerawat.
Seandainya pengawas boleh membawa/mengaktifkan hape/alat elektronik lainnya, sudah saya rekam tingkah laku mereka untuk dijadikan film dokumenter, huahahaha…
Sekian cerita yang dapat saya bagikan selama mengawas UN 2010.
Semoga bermanfaat
Cerita Indah Ujian nasional di Negeriku Indonesia
an batas minimal kelulusan yang cukup membuat takut para siswa hingga aturan-aturan lainnya. Mari sedikit kita potret dari belakang pentas ujian nasional 21 April 2009 – 2 Mei 2009. Mencontek Itu budaya Ujian
Berdasarkan laporan dari Tim Pemantau Independen (TPI) menyatakan bahwa rata-rata siswa peserta ujian nasional setiap sekolahan (SMA maupun SMP) begitu asyik saling menukar jawaban saat ujian berlangsung. Seolah sebelum ujian sudah berjanjian untuk saling memberi jawaban. Mereka begitu kreatif menyusun strategi ini. Strategi yang katanya bisa lepas dari pantauan pengawas ujian. Begitu banyak kode-kode yang dilontarkan pertanda bahwa jawaban nomor sekian adalah A, B, C, D atau E. Bahkan tidak sedikit yang langsung bergantian menyalin jawaban yang sudah ditulis disecarik kertas ukuran 5X3 cm. Sampai sampai kertas tersebut dalam hitungan menit menjadi kusam karena begitu cepatnya berpindah tangan. Saling oper ke depan dan belakang, samping kanan dan kiri. Saat dilihat oleh pengawas tampak seolah tak ada kegiatan. Bergaya sedikit tersenyum dan sedikit terdengar bisikan-bisikan merdu. Dari tahun ke tahun hal ini selalu terjadi. Bahasa orang barat itu adalah “ALWAYS” Mungkinkah mencontek sudah menjadi budaya ujian di negeri ini!.
Permainan Cantik Para Perangkat Sekolah
Sungguh miris cerita ini. Begitu kompleksnya aturan dibuat ternyata lebih kompleks lagi cara untuk melanggar aturan tersebut. Usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini ternyata disambut dan didukung dengan baik oleh perangkat sekolah dan penyelenggara ujian. Kepala sekolah, dewan guru dan perangkat lainnya. Bentuk dukungan mereka adalah dengan menerapkan budaya saling memberi dan jangan pelit. Saling memberi tahu jawaban antar teman saat ujian, jangan pelit-pelit membuka lembar jawaban jikalau teman disamping melirik. Fakta yang dipantau dilapangan ternyata tidak sedikit kepala sekolah yang bekerja sama dengan pihak dinas pendidikan serta pengawas ujian di daerah tersebut untuk membudayakan saling memberi. Saling memberi jalan untuk menyukseskan angka kelulusan di sekolah bersangkutan bagaimanapun juga caranya. Bermodalkan berjabat tangan sebagai tanda kedua belah pihak saling menyetujui. Jikalau siswa begitu kreatif menyusun rencana, ternyata perangkat sekolah pun lebih kreatif lagi. Ya wajarlah… perangkat sekolah lebih banyak makan asam garamnya ketimbang para siswa yang baru seumur jagung di dunia pendidikan ini.
Pengawas Ujian Menjadi patung
Pengawas ujian yang ditugaskan untuk mengawasi proses berjalannya ujian ternyata tidak bisa berbuat apa-apa. Beberapa pengawas hanya berdiam diri saat siswa peserta ujian asyik lempar-lemparan jawaban. Seolah sudah diikat dan dirantai dengan kunci yang besar. Banyak laporan dari TPI bahwa terlihat jelas keadaan ruang ujian yang cukup ricuh, siswa sudah jelas-jelas terlihat nyontek namun pengawas yang ada di dalam ruangan tersebut diam saja seolah tak melihat apa-apa. Malah asyikan mainan HP. Padahal di dalam ruang ujian tidak boleh ada HP. Selain itu juga pengawas membuka dan membaca soal ujian padahal dalam ketentuan tidak diperkenankan. Ada beberapa indikasi yang mungkin yang menjadi penyebab tidak bergeraknya pengawas saat ujian. Pertama, pengawas sudah ikut membuat account dalam permainan cantiknya perangkat sekolah sehingga mau tidak mau harus mengikuti aturan main yang ada. Kedua, pengawas juga merupakan seorang guru yang berasal dari sekolah yang berdeda merasa tidak tega jikalau siswa tidak lulus dalam ujian ini. Apa kata dunia jika siswa yang ku ajar tidak lulus. Jadi dimana fungsi sebagai pengawas ujian.
TPI Hanya Formalitas
Tim Pemantau Independen (TPI) yang dibentuk secara resmi ternyata hanya sebatas formalitas saja. Laporan dari banyak TPI yang diterjunkan di sekolah menerangkan bahwa TPI juga diberikan budaya saling memberi oleh pihak sekolah terkait. Saling memberi keamanan dan kebaikan berita acara ujian. Sekolah memberikan Amplop kecil dan TPI memberikan catatan yang baik dilembar laporan berita acara. Di posisi seperti ini tentu para TPI akan mendapat tekanan. Apalagi TPI berasal dari luar daerah sekolah terkait. Begitu seringnya sekolah mengajak TPI untuk sedikit bercuap-cuap ria saat ujian dengan harapan TPI kehilangan konsentrasi untuk memantau jalannya ujian. Berbagai cara dilakukan untuk mengalihkan perhatian TPI. Bahkan nyaris lagi ternyata beberapa sekolah menyepakati untuk menentukan besar atau nominal untuk diberikan kepada TPI agar memberikan laporan berita acara yang baik-baik terkait ujian di sekolah terkait. Jadi kalau dipikir kembali pembentukkan TPI ini hanya sebatas formalitas, sudah dibentuk selanjutnya dipermainkan saat di lapangan. Seolah terdapat kecurangan yang sudah disusun dengan rapih jauh hari sebelum hari H berlangsung.
Tentu masih banyak lagi potret pentas seni ujian nasional yang lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu karena saking banyaknya. Sudah jelas sekarang, berbagai aturan pendidikan dibuat mengapa harus dilanggar. Atau memang aturan itu dibuat untuk dilanggar??? Ini yang menjadi bahan evaluasi kita bersama. Jika kondisi ini dibiarkan terus terjadi, kapan negeri ini akan berjaya. Kita semua yang dapat merubahnya.
Sabtu, 05 Maret 2011
Strategi Ujian Nasional Anak Suka Matematika
Matematika lazimnya menjadi momok bagi anak-anak di sekolah. Banyak anak yang mengeluh apabila ulangan atau ujian matematika tiba. Sebagai orangtua, ada banyak cara dan tip melatih anak agar lebih menggemari matematika. Apabila diterapkan sedini mungkin, ketakutan anak dapat berubah menjadi hobi. Cobalah.
Kunjungi sekolah anak.
Usahakan bertemu langsung dengan guru matematika di kelas dan cari informasi apakah anak anda cukup aktif dalam pelajaran matematika di kelas. Apabila ada masalah, fokuskan bersama dengan guru dalam menentukan strategi mengajar dirumah agar kesulitan anak dapat terpecahkan.
Jangan menetapkan target belajar yang terlalu rendah.
Tantanglah anak anda untuk menguasai matematika lebih baik. Rangsang minat anak anda dalam bidang matematika. Salah satu caranya adalah menetapkan target yang cukup tinggi. Contoh, begitu lulus SLTP, misalnya, anak diharuskan paham konsep aljabar dan geometri.
Tunjukkan matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Kurangnya minat anak dalam matematika seringkali disebabkan anak merasa tidak ada koneksi antara matematikan yang dipelajari dengan kehidupan nyata. Pandangan itu harus diubah. Cobalah tunjukkan betapa matematika ada di mana-mana. Dari statistik nilai pertandingan sepakbola di Liga Inggris, kadar vitamin dalam susu, jumlah bensin yang harus di isi dalam perjalanan Jakarta Bandung, dll.
Tumbuhkan minat anak pada teknologi.
Rangsang minat anak agar lebih menggemari teknologi dengan menyenangi kalkulator dan komputer.
Mainkan Permainan Yang Menumbuhkan Kemampuan Mengambil Keputusan dan Logika.
Bermain adalah dunia anak-anak. Saat ini, baik permainan tradisional maupun modern banyak yang melatih kemampuan anak dalam mengambil keputusan dan strategi serta logika. Orangtua dan anak dapat memilih mulai dari permainan tradisional seperti lompat tali, kartu, hingga mainan modern seperti game di komputer, balok, dan puzzle.
Tunjukkan bahwa anda juga menggemari matematika.Apabila orangtua sangat menyenangi matematika maka besar kemungkinan anak juga akan mengikutinya. Karenanya jangan tunjukkan di depan anak-anak bahwa anda membenci hitung-hitungan atau berkata bahwa matematika itu susah. Perkataan dan tindakan anda menentukan masa depan anak.
Silahkan unduh soal-soal ujian nasional SMA dan materi-materi pelajaran MATEMATIKA.
UNDUH SOAL-SOAL UN SMA
- Soal UN IPA 2010 (B)
- Soal UN IPA 2010
- Soal UN IPA 2009
- Soal UN IPS 2009
- Soal UN IPA 2008
- Soal UN IPS 2008
- Soal UN IPA 2007
- Kisi2x UN 2010
- Kisi2x UN 2009
- Soal Deret
- Soal Dimensi Tiga
- Soal Eksponen dan Logaritma
- Soal Fungsi dan Fungsi Invers
- Soal Integral
- Soal Limit
- Soal Lingkaran
- Soal Logika Matematika
- Soal Matriks
- Soal Peluang
- Soal Persamaan dan Fungsi Kuadrat
- Soal Persamaan Linier
- Soal Program Linier
- Soal Statistika
- Soal Suku Banyak
- Soal Transformasi Geometri
- Soal Trigonometri
- Soal Turunan
- Soal Vektor
Kamis, 03 Maret 2011
Menghadapi Ujian Nasional (UAN)
Jika penulis ditanya apa yang harus dilakukan jika karena sesuatu hal siswa atau siswi di manapun mereka berada terpaksa diharuskan untuk menghafal mata pelajaran dengan sistim SKS (sistem kebut semalam)? Tanpa ragu penulis akan berkata, gunakan teknik “encapsulation”.
Penulis akan menyajikan sebuah kisah nyata. Tulisan ini diambil dari tulisan berbahasa Inggris berjudul Why Object Oriented Programming Makes Sense? yang juga dimuat dalam situs ini.
Seorang anak lelaki duduk di sebuah sofa kira-kira satu jam lamanya, mencoba untuk menghafal tugas sekolah yang terdiri dari satu kalimat yang panjang, sembilan puluh lima kata dan lima ratus dua puluh tiga huruf. Anak laki-laki itu yang duduk di kelas tiga SD tidak bisa menahan lagi. Itu tampak sekali dari kegelisahannya bahwa dia tidak dapat mengatasinya. Untuk mengeluarkan segala kegundahannya, dia menangis begitu keras sehingga akhirnya terpaksa ayahnya turun tangan menolongnya.
Ayahnya membawanya ke ruangan lain dan mencoba menenangkan anak itu. Setelah anak itu berhenti menangis, ayahnya menggambar delapan simbol dan menghubungkan masing-masing simbol dengan kata-kata yang ada dalam kalimat itu. Seperti sebuah pertunjukan sulap, anak itu begitu mudahnya menghafal kalimat panjang itu hanya dalam waktu kurang lebih sepuluh menit. Ayahnya kemudian berkata, “Lihat, kamu adalah anak yang pintar.” Anak itu berkata dengan rendah hati, “ Ah bukan, itu karena Ayah.”
Penulis tidak mempunyai keterangan ilmiah bagaimana otak kita bekerja tetapi saya tahu bahwa otak kita membutuhkan sesuatu untuk menghubungkan satu hal dengan hal-hal yang lain, satu kata dalam bahasa Inggris yang bisa menerangkan itu adalah “encapsulation”. Saya akan memberikan definisi “Encapsulate” dari Oxford Advanced Learner’s Dictionary, "To express the most important parts of something in a few words, a small space or a single object." Untuk mengekspresikan bagian penting dari sesuatu dengan kata yang pendek, ruangan yang kecil atau objek tunggal.
Jika menyimak cerita di atas dengan teliti, penulis sengaja menulis jumlah huruf dari kalimat itu. Misalkan pembaca diharuskan menghafal semua huruf dengan menggabungkan semua kata menjadi hanya satu kata, apakah ada orang yang bisa menghafal kata itu. Itu hal yang sulit dilakukan. Tetapi dengan memisahkan 523 huruf menjadi 95 kata yang mempunyai arti, tugas itu jauh lebih mudah. Dengan menghubungkan 95 kata-kata itu ke hanya 8 simbol, tugas itu akan jauh lebih mudah. Kata “ encapsulation” adalah kata yang penulis dapatkan dari bidang ilmu pemograman berbasis objek. Tetapi kata “encapsulation” tidak hanya berguna di bidang pemrograman berbasis objek tetapi bisa diterapkan untuk menghafal dan belajar di sekolah.
Sebagai percobaan, dapatkah anda menghafal huruf yang terdapat dalam kata ini: iamgoingtobedearlybecauseimustgetupearlyinthemorning? Sekarang coba memecahkan kata ini menjadi beberapa kata: I am going to bed early because I must get up early in the morning.
Sewaktu masih SMA, ada seorang murid yang terkenal nakal dan membuat sebuah singkatan untuk menghafal unsur kimia dengan membuat sebuah kalimat seperti ini : “Beni manggil ca?? suruh Ba?? Rasain.“ ca?? tebak sendiri apa kata itu. Ba?? Adalah nama kepala sekolah SMA kami waktu itu. Hanya kolom di daftar unsur kimia itu yang penulis masih ingat.
Semoga tulisan singkat ini dapat memberikan sedikit informasi agar bisa menerapkan teknik “encapsulation” untuk kepentingan belajar menghadapi ujian akhir nasional. Tetapi mudah-mudahan tulisan ini tidak membuat siswa siswi selalu terbiasa dengan SKS (sistem kebut semalam). Untuk kepentingan jangka panjang teknik yang terbukti ampuh dalam belajar adalah: You do it bit by bit dan Speed Reading.
Akhir kata penulis ingin mengucapkan kepada siswa siswi, orang tua yang anaknya akan menghadapi ujian akhir nasional atau guru-guru pembimbing, “sukses menempuh ujian akhir nasional”.
Untuk membantu belajar, gunakan alat bantu BOCSoft eQuestion yang dapat diambil di halaman utama download yang didalamnya juga dapat diambil contoh-contoh soal UAN (Ujian Akhir Nasional) SD, SMP dan SMA berupa database komunitas.
Oleh: Hermawih Hasan
- Pemanasan 1
- Pemanasan 2
- Try Out 1 UN Fisika SMA
- Try Out 2 UN Fisika SMA
- Try Out 3 UN Fisika SMA
- Try Out 4 UN Fisika SMA
- Try Out 5 UN Fisika SMA
- Try Out 6 UN Fisika SMA
Tolong tinggalkan pesan dan klik salah satu iklan di pojok kiri bawah.TERIMA KASIH
Kamis, 24 Februari 2011
SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL 2010/2011 SD, SMP/MTs, SMA/MA
Rabu, 16 Februari 2011
Tips n Trick Menghadapi UN 2011
PERSIAPAN MATERI UJI Persiapan materi uji merupakan hal sangat penting. Karena persiapan materi uji ini akan menentukan kelulusan Anda. Persiapan materi uji hendaknya dilakukan sejak dini (jauh-jauh hari sebelum ujian). SAAT UJIANAda sepuluh hal yang harus diperhatikan saat ujian, yakni:Pastikan bahwa kalian tidak lupa membawa kartu perserta ujian. Pastikan tidak telambat datang ke lokasi ujian. Pastikan kalian tidak lupa membawa perlengkapan ujian, seperti pena, pensil 2B, mistar, penghapus dan papan alas. Pastikan tidak melanggar tata tertib ujian. Kalian bisa dikeluarkan dari ruang ujian jika melanggar. Pastikan semua identitas Sobat GS ditulis dengan benar dan lengkap di lembar jawaban. HAL LAINNYAKerjakan soal dengan tenang. Pusatkan pikiran kalian dan konsentrasi menjawab soal-soal.Awali semua pekerjaan dengan berdoa kepada Allah SWT. Dahulukan menyelesaikan soal yang dianggap mudah, kemudian berusaha menyelesaikan soal yang sulit atau yang tadi dirasa ragu-ragu. Lima belas menit sebelum waktu ujian berakhir, sebaiknya Sobat GS sudah selesai menyelesaikan ujian agar memiliki waktu untuk mengoreksi ulang mengenai identitas (nama dan nomor ujian), soal dan jawaban. Selamat mengikuti UN, semoga kalian sukses.(*) Sumber: Radar Bogor, Halaman 12 Minggu, 21 Maret 2010 02:34 WIB 5 Rabiul Akhir 1431 H Artikel Lainnya: Awas, Kesalahan Teknis Banyak Berdoa Banyak Merangkum Harus Maksimal Jujur Seratus Persen UN, Semangat Yuk! Trik UN Trik Menjadi Generasi Hebat Senjata Tepat Saat Bertempur Siap-Siap Menjadi "Maha" PDF Buku Teks SD-SMP-SMA-SMK Pelajaran Gratis |
Tolong tinggalkan pesan dan klik salah satu iklan di pojok kiri bawah. TERIMA KASIH
Sabtu, 12 Februari 2011
Sukses UN 2011 SD, SMP dan SMA
RANGKUMAN MATERI UJIAN
NASIONAL
RANGKUMAN MATERI FISIKA UJIAN
NASIONAL
RANGKUMAN MATERI KIMIA UJIAN
NASIONAL
RANGKUMAN MATERI
MATEMATIKA UJIAN NASIONAL
SOAL TRY OUT SMA IPA
TRY OUT 1 UNAS FISIKA
TRY OUT 2 UNAS FISIKA
TRY OUT 3 UNAS FISIKA
TRY OUT 4 UNAS FISIKA
TRYOUT 5 UNAS FISIKA
TRY OUT 1 UNAS MATEMATIKA IPA
TRY OUT 2 UNAS MATEMATIKA IPA
TRY OUT 3 UNAS MATEMATIKA IPA
TRY OUT 4 UNAS MATEMATIKA IPA
TRY OUT 5 UNAS MATEMA TIKA IPA
TRY OUT 1 UNAS KIMIA
TRY OUT 2 UNAS KIMIA
TRY OUT 3 UNAS KIMIA
TRY OUT 4 UNAS KIMIA
TRY OUT 1 UNAS BIOLOGI
TRY OUT 2 UNAS BIOLOGI
TRY OUT 3 UNAS BIOLOGI
TRY OUT 4 UNAS BIOLOGI
TRY OUT 1 UNAS BAHASA INGGRIS
TRY OUT 2 UNAS BAHASA INGGRIS
TRY OUT 3 UNAS BAHASA INGGRIS
TRY OUT 4 UNAS BAHASA INGGRIS
TRY OUT 5 UNAS BAHASA INGGRIS
TRY OUT 1 UNAS BAHASA INDONESIA
TRY OUT 2 UNAS BAHASA INDONESIA
TRY OUT 3 UNAS BAHASA INDONESIA
TRY OUT 4 UNAS BAHASA INDONESIA
SOAL TRY OUT SMA IPS
TRY OUT 1 UNAS MATEMATIKA IPS
TRY OUT 2 UNAS MATEMATIKA IPS
TRY OUT 3 UNAS MATEMATIKA IPS
TRY OUT 1 UNAS SOSIOLOGI
TRY OUT 2 UNAS SOSIOLOGI
TRY OUT 1 UNAS EKONOMI
TRY OUT 2 UNAS EKONOMI
TRY OUT 1 UNAS GEOGRAFI
TRY OUT 2 UNAS GEOGRAFI
SOAL TRY OUT SMP
TRY OUT MATEMATIKA SMP .pdf
TRY OUT 2 MATEMATIKA SMP
TRY OUT IPA SMP .pdf
TRY OUT BAHASA INGGRIS SMP .pdf
TRY OUT BAHASA INDONESIA SMP .pdf
PREDIKSI UASBN SD
Prediksi_soal-solusi_Math_IPA_IPS
prediksi_soal-solusi_pkn_bin_beg
PREDIKSI UASBN B INDONESIA
PREDIKSI UASBN IPA
PREDIKSI UASBN MATEMATIKA
PEMBAHASAN UNAS SMA
PEMBAHAN BIOLOGI
PEMBAHASAN UNAS BIOLOGI 2007
PEMBAHASAN UNAS BIOLOGI 2008
PEMBAHASAN KIMIA
PEMBAHASAN UNAS KIMIA 2004
PEMBAHASAN UNAS KIMIA 2005
PEMBAHASAN UNAS KIMIA 2006
PEMBAHASAN UNAS KIMIA 2007
PEMBAHASAN UNAS KIMIA 2008
PEMBAHASAN FISIKA
PEMBAHASAN UNAS FISIKA 2004
PEMBAHASAN UNAS FISIKA 2005
PEMBAHASAN UNAS FISIKA 2006
PEMBAHASAN UNAS FISIKA 2007
PEMBAHASAN UNAS FISIKA 2008
PEMBAHASAN UNAS FISIKA 2009
PEMBAHASAN MATEMATIKA
PEMBAHASAN UNAS MATEMATIKA 2004
PEMBAHASAN UNAS MATEMATIKA 2005
PEMBAHASAN UNAS MATEMATIKA 2006
PEMBAHASAN UNAS MATEMATIKA 2007
PEMBAHASAN UNAS MATEMATIKA 2008
PEMBAHASAN UNAS MATEMATIKA 2009
PREDIKSI UNAS SMP
PREDIKSI UNAS MAT DAN INGGRIS
SMP
PREDIKSI UNAS IPA DAN
INDONESIA SMP 2010
PREDIKSI UNAS SMA
PREDIKSI B INDONESIA SMA
KUNCI JAWABAN B INDONESIA
PREDIKSI 2 UNAS BAHASA
INDONESIA
BAHASA INGGRIS
PREDIKSI B INGGRIS SMA
Tolong tinggalkan pesan dan klik salah satu iklan di pojok kiri bawah. TERIMA KASIH



